Pelita Keadilan Madiun – Persiapan program Buka Djagad Anyar terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pihak perbankan. Pertemuan koordinasi yang digelar baru-baru ini menitikberatkan pada dukungan sistem keuangan, tata kelola transaksi, serta penguatan legalitas program agar berjalan tertib dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Bank Mandiri turut hadir sebagai mitra strategis yang diharapkan dapat mendukung pengelolaan keuangan program secara profesional dan transparan. Dukungan sektor perbankan dinilai penting untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi yang berkembang dalam program dapat tercatat dan terkelola dengan baik.
Perwakilan Bank Mandiri, Jefry, menyampaikan bahwa pihaknya membuka ruang koordinasi dan pendampingan dalam hal layanan perbankan yang dibutuhkan. Ia menegaskan pentingnya sistem transaksi yang rapi dan akuntabel agar program yang dijalankan memiliki fondasi administrasi yang kuat.
Menurutnya, kolaborasi antara penyelenggara program dengan lembaga keuangan dapat membantu mempermudah pengelolaan dana, transaksi UMKM, serta berbagai kebutuhan operasional lain yang berkaitan dengan kegiatan masyarakat.
Sementara itu, tim penyelenggara Buka Djagad Anyar menekankan bahwa dukungan perbankan menjadi bagian penting dari upaya membangun program yang tidak hanya berorientasi kegiatan, tetapi juga berkelanjutan dari sisi ekonomi dan tata kelola. Koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan sesuai ketentuan.
Program Buka Djagad Anyar sendiri dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas pihak yang menggabungkan unsur budaya, ekonomi masyarakat, serta penguatan kelembagaan. Dengan adanya sinergi bersama sektor perbankan, diharapkan pelaksanaan program dapat berjalan lebih tertib, profesional, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Ke depan, komunikasi antara penyelenggara dan pihak Bank Mandiri akan terus dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan administratif sebelum seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan.
Penulis: Jainurifan SH
Editor: Redaksi Pelita Keadilan












